Wednesday 21 January 2026 - 21:55
Bangsa Iran Berdiri Teguh Membela Pemimpin Revolusi Hingga Titik Darah Penghabisan; Para Pejuang Dunia, Tidak Akan Membiarkan Mereka Yang Menghina Wilayah

Hawzah/ Hujjatul Islam dan Muslimin Ajaqnejad menekankan peran penting partisipasi sadar rakyat dalam menggagalkan rencana-rencana musuh baru-baru ini. Beliau menyatakan bahwa rakyat Iran dengan mengikuti Pimpinan Tertinggi Revolusi, sekali lagi telah membutakan mata fitnah dan menunjukkan bahwa mereka berdiri teguh membela kewenangan dan revolusi Islam hingga titik darah penghabisan.

Berita Hawzah – Hujjatul Islam dan Muslimin Sayyid Ali-Akbar Ajaqnejad, pada malam Selasa, dalam acara Baiat Umat dengan Kewenangan dan upacara memperbarui baiat dengan Pemimpin Revolusi Islam, yang dihadiri oleh banyaknya pecinta dan penanti Imam Zaman (afs), di kompleks suci Masjid Jamkaran, menyatakan: "Setelah kejadian tidak menyenangkan yang terjadi beberapa hari terakhir, yang mana Amerika dan rezim Zionis berperan di dalamnya, rakyat Iran Islam dengan kehadiran luas mereka di lapangan, menggagalkan rencana-rencana (musuh), dan musuh-musuh yang tidak tahan dengan kekalahan ini, kemudian menghina hal-hal yang suci, rakyat dan Pemimpin Tertinggi Revolusi."

Beliau dengan menyatakan bahwa kemenangan rakyat Iran berkat kepemimpinan yang bijak dan arif dari Ayatullah Agung Imam Khamenei, menambahkan: "Kemenangan ini merupakan lembaran emas lainnya dalam catatan perjuangan melawan kesombongan bangsa Iran, yang berkat pertolongan Ilahi dan terwujudnya janji Tuhan bahwa kebenaran akan mengalahkan kebatilan."

Menurut Pengurus Masjid Suci Jamkaran itu, Presiden Amerika yang arogan ketika melihat kehadiran jutaan rakyat Iran pada 22 Januari yang mengecam kerusuhan dan menyadari bahwa upaya beberapa bulan mereka untuk menciptakan fitnah gagal, seperti orang-orang arogan di masa lalu, beralih ke penghinaan, ancaman, dan menunjukkan kebencian mereka terhadap kekalahan beruntun di hadapan Pemimpin Tertinggi Revolusi.

Beliau menambahkan bahwa kehadiran mereka di Masjid Suci Jamkaran malam ini adalah untuk menyatakan dukungan dan baiat mereka kepada wakil Imam Zaman (afs) dan rakyat Iran juga menyatakan bahwa mereka tidak akan diam terhadap para pelaku fitnah asing.

Hujjatul Islam dan Muslimin Ajaqnejad menekankan bahwa penghinaan terhadap Pemimpin Tertinggi Revolusi tidak akan dibiarkan begitu saja. Umat Islam, rakyat Iran, dan para pejuang di seluruh dunia tidak akan membiarkan mereka yang menghina kewenangan dan akan menganggap mereka sebagai penjahat yang harus dikejar.

Beliau juga menyatakan bahwa saat ini, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam berdiri mewakili umat Islam melawan kezaliman orang-orang arogan dan berani menjaga harga diri agama, kedaulatan Iran Islam, dan kedaulatan wilayah negara, dan mereka juga akan membela kewenangan dan revolusi Islam sampai titik darah penghabisan.

Pengurus Masjid Suci Jamkaran itu juga menekankan bahwa Pemimpin Tertinggi Revolusi adalah garis merah dunia Islam dan setiap serangan terhadap kewenangan dan kepemimpinan akan dihadapi dengan reaksi seragam dari umat Islam, dan musuh-musuh harus menunggu konsekuensi keras dari tindakan mereka.

Di akhir, Hujjatul Islam dan Muslimin Ajaqnejad berterima kasih kepada rakyat yang hadir dalam aksi demonstrasi pada 22 Januari, dan juga kepada aparat keamanan, militer, dan pasukan Bersenjata, serta pejabat dan pemimpin tiga cabang kekuasaan, dan meminta tindakan heroik dan ilmiah untuk memecahkan masalah ekonomi dan meningkatkan taraf hidup rakyat.

Bangsa Iran Berdiri Teguh Membela Pemimpin Revolusi Hingga Titik Darah Penghabisan; Para Pejuang Dunia, Tidak Akan Membiarkan Mereka Yang Menghina Wilayah

Bangsa Iran Berdiri Teguh Membela Pemimpin Revolusi Hingga Titik Darah Penghabisan; Para Pejuang Dunia, Tidak Akan Membiarkan Mereka Yang Menghina Wilayah

Bangsa Iran Berdiri Teguh Membela Pemimpin Revolusi Hingga Titik Darah Penghabisan; Para Pejuang Dunia, Tidak Akan Membiarkan Mereka Yang Menghina Wilayah

Tags

Your Comment

You are replying to: .
captcha